Realstory69.com – Polresta Semarang berhasil menangkap RK (20), tersangka atas laporan pemerasaan dan pelecehan seksual terhadap HF (24) di kamar kosnya, Kaligawe, kamis (23/1).
Penangkapan tersebut sebelumnya diwarnai aksi kejar-kejaran yang membuat petugas menghadiahi timah panas di kaki kanan pelaku. Kemudian pelaku yang pincang tersebut dibawa oleh petugas ke markas Polresta Kota Semarang untuk melakukan pemeriksaan.

Menurut Kapolresta Kota Semarang, Edy Purnomo, menuturkan jika tersangka yang juga mahasiswa universitas swasta ini adalah DPO (Daftar pencarian orang) dalam kasus pelecehan seksual terhadap HF. “Kami telah mendapat laporan dari saudara HF ini atas kasus pelecahan seksual terhadap HF yang membuat sakit di kemaluannya” jelasnya.

Menurut kakak korban, Sutikno (30) menuturkan jika adiknya merasa sakit di kemaluannya dan mengeluarkan darah ketika buang air kecil. “Sudah dua minggu ini, adik saya merasa kesakitan ketika pulang kuliah. Kata dokter, ini terjadi karena ada sobekan di selaput rahim akibat benda keras. Saya yakin adik saya sudah diperkosa paksa” terangnya dengan wajah memerah.

Biarkan kami bekerja dulu, untuk hasil penyidikannya gimana akan kami sampaikan pekan depan” pungkas Edy. Selain itu, keluarga korban berharap agar pelaku dihukum seberat-beratnya. (red)

———————-

Diancam sebarkan foto, korban terpaksa lakukan hubungan intim sebagai jaminan

Gambar: ilustrasi

Realstory69.com – Kapolresta, Edy Mulyono mengungkapkan dari keterangan pelaku bahwa motif dibalik kasus ini adalah ancaman yang diberikan kepada korban sehingga harus melayani nafsu bejat pelaku, sabtu (25/1).

Petugas berhasil melakukan olah TKP, dari keterangan pelaku dan korban, dihimpun kronologi kejadian sebagai berikut: Hari kamis (16/1), pelaku RK (20) sebelumnya menawarkan diri untuk memperbaiki handphone korban HF (24) yang rusak. Waktu itu, HF yang panik memikirkan ujian skripsinya dan lupa jika ada foto bugil dirinya di salam handphone.

Satu hari setelah diperbaiki (17/1), handphone HF kembali bisa digunakan untuk menghubungi dosen pembantu skripsinya. Namun satu minggu kemudian (23/1), RK mengundang HF makan malam di kamar kosnya acara syukuran. Awalnya, HF tidak yakin namun ia tidak mungkin juga menolak undangan itu mengingat pertolongan RK selama ini.

Sesampainya di kost, HF heran karena ia melihat tak ada satu pun orang di kamar. Kemudian ia melihat foto di dinding sapah satu sudut kamar seperti di bawah ini.

Sontak, HF terkejut. Ia tak menyangka ada foto bugil dirinya di kamar RK. Tak lama, RK datang membawa makanan masuk. HF langsung memarahi dan memaki RK hingga makanan berceceran di kamar. “Maksud kamu apa, RK“, tak terbendung emosi HF sambil menarik baju RK.

RK hanya diam. Sementara HF yang marah bercampur tangis itu lelah. “Mau kamu apa?“, tanya HF duduk lemas. “Aku janji akan merahasiakan ini, tak akan menyebarkan foto itu, tapi dengan satu syarat. Kamu temani tidurku malam ini” jawab RK.

Namun kali ini HF yang terdiam, RK memeluk tubuh HF dan berjanji tak akan menyebar dan membuang foto itu. Awalnya, HF yang diremas susunya itu memberontak, tapi akhirnya tubuhnya tak berdaya ketika ditindih dan dilihatkan pisang RK. Sesegera mungkin, RK memposisikan pisangnya menyusup di celana dalam HF.

HF tak berdaya, ia menutup wajahnya, malu ketika harga dirinya telah direnggut. Kencing-kecing itu dilepas, sehingga menonjol keluar buah dada besar dengan puting kecil memerah. Sementara sodokan tetep berlangsung, RK meremas kuat susu HF.

Desahan halus keluat dari bibir manis HF, tubuhnya kini tak berdaya. Hanya tanganya yang aktif menahan paha RK untuk tidak mempercepat tempo. Kali ini, HF berpikir diperkosa oleh temannya sehingga dia tidak orgasme. Namu RK tak peduli, ia menggenjot dengan gaya doggy style, 69, dan HF di atas. Selain itu, karena sudah terlarut malam, RK mengoral HF dan HF mengoral RK. Keduanya sempat tidur sebentar, namun HF bangun fajar dan pergi meninggalkan celana dalamnya di wajah RK. (red)

Advertisements