Realstory69.com – Jam 10.00 WIB dini hari, petugas gabungan dari polisi dan satpol PP melakukan razia dadakan dalam rangka menyambut tahun baru 2017 ke beberapa hotel di wilayah kota Pati, sabtu (30/12).
Dalam penyisiran yang dilakukan, ada yang menarik yakni petugas berhasil menemukan sepasang bukan pasutri yang tidak disebutkan namanya itu sedang asyik tiduran di ranjang kamar di salah satu hotel. Selain itu, keduanya terlihat tidak mengenakan pakaian sehelaipun dan terlihat kelelahan.

Kemudian petugas langsung mengamankan kedua pasangan ini dan membawanya ke Polres kota Pati. “Sudah jadi agenda rutin, tiap ada hari besar kami akan melakukan razia. Namun kali ini, kami temukan beberapa muda-mudi bukan pasutri tengah menginap hotel” ungkap Andi Purwanto, Kapolres Pati.

Kami akan data mereka dan menghubungi orang tua mereka masing-masing. Kami juga akan menyelidiki kasus ini, karena akhir-akhir ini marak terjadi prostitusi yang telah terorganisir” pungkasnya. Hal ini dikhawatirkan oleh pihak aparat, banyak di kalangan pelajar yang telah terjerumus ke dalam lembah prostitusi di wilayah Pati. (red)

———————–

Mengejutkan!!! Kena razia, Pemuda ini mengaku pesan PSK online di Instagram


Gambar: ilustrasi
Realstory69.com – Kecanggihan tekhnologi komunikasi dan informasi mempunyai dampak yang berbagai macam. Baik dari sisi yang paling positif hingga yang paling negatif. Namun, kali ini adalah bentuk penyalahgunaan tekhnologi dan media sosial yang tidak pantas. 

Setelah terkena razia kemarin sabtu (30/12) di salah satu hotel di Pati, pemuda yang bernama DR (18) mengaku pesan PSK online lantaran dirinya iseng di hadapan petugas, minggu (31/12).

Kepada petugas, pemuda yang masih duduk di kelas tiga SMA ini menjelaskan jika ia baru pertama kali memesan PSK. “Saya baru kali ini pak, kemarin saya gak sengaja liat postingan di Instagram. Terus saya coba cek, booking satu, eh ternyata beneran” katanya ketika diperiksa.

Semantara teman kencannya DF (29), juga mengakui jika dirinya adalah PSK dipesan oleh DR. DF juga menjelaskan jika dia menawarkan jasanya lewat akun media sosial Instagram kepada pelanggannya. “Saya baru satu tahun, dalam seminggu tidak tentu. Kadang 2 sampe 4 cowok“, paparnya.

Saya pasang tarif gak terlalu mahal. Kalo 2 jam cuma 500.000, tambah 1 jam 200.000. Hotel bayar pelanggan” ungkapnya. Kemudian, dia menambahkan harus transfer DP dulu, bisa lewat rekening atau pulsa.

Kapolres Pati, Andi Purwanto (56) sangat menyayangkan kasus ini, bisnis prostitusi online telah banyak menelan korban. Bisnis esek-esek ini menurutnya, dapat merusak generasi muda bangsa.

Selain itu pihaknya juga akan menindaklanjuti porstitusi online ini ke tahap penyidikan. Kemudian Andi menuturkan, kepada semua orang tua agar tidak lepas dan membiarkan anak terjerumus ke dalam dunia prostitusi ini. “Kami berharap agar orang tua agar lembih memperhatikan pergaulan anak, jika sudah terlanjur maka akan sangat fatal” punkasnya. (red)

——————–

Intip, begini kronologi pemesanan hingga pembayaran tarif PSK online yang dilakukan DR


Gambar: ilustrasi
Realstory69.com – Kepada kru realstory69.com saat ditemui di rumahnya, DR (18) membeberkan kronologi dari pemesanan hingga pembayaran PSK online, DF (29), senin (1/1).
Beberapa informasi telah kami dapatkan, kemudian kami simpulkan ke dalam beberapa poin. Yaitu:

  1. Jumat (29/12), DR membuka aplikasi Instagram di kamarnya dan menemukan akun DF, menawarkan booking di wilayah Pati.
  2. Penasaran, DR kemudian mencoba mengubungi DF dan mengklarifikasi harga yang ditawarkan.
  3. Setelah negosisasi, akhirnya diambil kesepakatan bahwa tarif 700 ribu untuk 3 jam di hotel sesuai kesepakatan (sebut saja hotel A). Namun sebelumnya, DR harus membayar DP 100 ribu dan menunjukkan bukti transaksi itu kepada DF. Setelah selesai, maka transaksi awal telah dianggap lunas dan menunggu hari H nya.
  4. Sabtu (30/12), DR datang ke hotel dan langsung memesan kamar di hotel A jam 22.00 WIB. Tak berapa lama, DF menyusul dan memasuki kamar.
  5. Keduanya kemudian memperkenalkan diri masing-masing dan bersalaman. Setelah itu, DF meminta ijin untuk mandi kecil dan keluar mengenakan handuk dan daleman.
  6. Masih sedikit basah, DF duduk di samping DR sambil membuka bajunya. DF memberikan instruksi, “gak perlu takut kalo crootnya di dalam“.
  7. Setelah celana DR merosot, peni* yang mengeras itu mulai dikocok-kocok oleh DF. Sementara DR, melirik payudara DF yang gede. Tak kuasa menahan, DR mencoba menurunkan ikatan handuk DF dan tampak jelas organ menyusui itu.
  8. DF kemudian berhenti dan berbaring, tahu jika DR mulai terangsang. Ia menarik tubuh DR di atas pahanya. Lalu memeluk erat DR yang asyik menyusu.
  9. Beberapa perasan pada payudara DF telah dilayangkan, namun tak membuat air susu itu keluar. DR kemudian menurunkan mulutnya mengeksploitasi tubuh hingga ke vagin* DF.
  10. Tak kuasa jilatan, DF meraung kesakitan hingga hampir orgasme dan ejakulasi. Namun, DR melepas dan menegakkan tubuhnya bersiap lakukan ML.
  11. DR memeluk dan mencium DF, sambil menahan pusakanya tetap di dalam lubang peranakan.
  12. Dirasa telah orgasme keduanya, kemudian DR mencoba melakukan beberapa sodokan dengan pelan. Kemudian diikuti dengan sodokan lebih agresif disertai tarikan nafas dam desahan halus.
  13. Dianggap cukup, mereka berganti posisi. Kali ini DF yang duduk di atas paha DR. Kemudian, DF sedikit mengangkat bokongnya dan tangannya memegang peni* memasukkan ke vagin*nya dengan hati-hati.
  14. Setelah masuk, DR kembali menyusul beberapa sodokan yang membuat DF terhenyuk dalam kesakitan. Tak berselang lama, cairan putih tiba-tiba keluar membasahi kelamin keduanya. “Becek beb” kata DR.
  15. Hal itu lantas membuat DR lebih bersemangat, beberapa sodokannya terlihat semakin tinggi ritmenya. Sehingga kucuran keringat membasahi keudanya.
  16. Belum puas, DR menghentikan dan mengambil posisi doggy style. DR menarik sedikit ke bawah pusakanya, dibarengi gerakan sodokan pelan. Namun terasa ada seyutan kecil di testisnya membuat, DR menahan di dalam jepitan lubang dan membiarkannya.
  17. Tak kunjung keluar, DR menarik lagi tapi pusakanya menyemprot, DF langsung melakukan aksi facial.
  18. Waktu belum berakhir, namun keduanya menyudahi aksi ML. Kemudian mereka berdua menghabiskan waktu untuk tiduran, DR memeluk dan sesekali meremas payudara DF yang basah berkeringat.
  19. DR meminta DF kalo mau pergi, uangnya ada di saku jaketnya. Namun DF tqk kunjung pergi dan tidur di pelukan DR.
  20. Tak berselang lama, petugas datang dan memergoki keduanya telanjang di atas ranjang. (red)
Advertisements